FORMULA SABUN CUCI PIRING

formula kimia, Household Cleaning

Formula sabun cuci piring masuk dalam kategori deterjen kerja ringan (Liquid Detergent Low Duty – LDLD), dalam aplikasinya deterjen ini bersentuhan langsung dengan kulit sehingga harus mendapat perhatian yang cukup serius. Penyusunan formula dari bahan yang tidak ramah pada kulit akan menyebabkan iritasi kulit.

Formula sabun cuci piring (manual dishwashing) harus memenuhi persyaratan mutu yang ditentukan oleh SNI 4075-2:2017 berikut:

Kriteria UjiSatuanPersyaratan
pH, 1%3 – 8
Bahan tidak larut dalam air% fraksi massamaks. 0.1
Total Kadar Surfaktan% fraksi massamin. 10
Bobot Jenis, 25oC1.0 – 1.5
Daya biodegradasi surfaktan%min. 60
Cemaran mikroba,
angka lempeng total
koloni/gmaks. 1×105

Untuk memenuhi standar di atas, berikut formulanya:

Bahan KimiaJumlah (% wt)Fungsi
Potasium Cocoate10%Anionik surfaktan
pembusa, pelembab
emulsifier
Sodium Lauerth Sulfat (SLES)5%Anionik Surfaktan,
pembusa
Cocoamidoprofil Betaine (CAPB)3%Amphoterik surfaktan,
Foam booster, pengawet,
anti mikroba
Hydroxyethyl cellulose (HEC),
Hydroxypropyl Methylcellulose (HPMC)
0.5 %Thickener/pengental
Ethanol2%Solubiliser, hydrotop
Soap colorant/pigmen pewarna0.1%Pewarna
Parfum/aroma0.5 – 1%aroma

Penjelasan:

  • Pengental yang digunakan untuk surfaktan anionik “potassium cocoate” adalah HEC atau HPMC, ini bisa dibeli di banyak marketplace.
  • Semua bahan kimia yang digunakan di atas adalah mild surfaktan artinya aman untuk kulit dan lingkungan dan semua bahan tersebut adalah biodegradable.
  • Total bahan aktif surfaktan pada formula adalah 18% sudah melebihi standar minimal SNI
  • Bahan-bahan tersebut akan larut sempurna bila diberi hydrotop/ethanol, artinya formula ini homogen.
  • Untuk memperpanjang umur simpan dan anti mikroba, digunaakan surfaktan amphoterik CAPB

Cara membuatnya:

Misalkan akan membuat 10 liter (10 kg) sabun cuci piring, maka:

  1. Siapkan air bersih (air demineralisasi) sebanyak 7.8 liter dalam wadah berukuran minimal 15-20 liter, untuk dapat menampung semua larutan dan memudahkan pengadukan.
  2. Masukan 1 kg surfaktan anionik potassium cocoate, aduk perlahan sampai homogen
  3. Netralkan pH nya sampai 6-7, menggunakan asam sitrat (citric acid), tambahkan sedikit demi sedikit sampai pH tercapai. Ukur dengan pH Meter atau bisa juga dengan kertas lakmus.
  4. Tambahkan 500 g SLES, aduk rata sampai bening dengan kecepatan sedang untuk menghidari busa yang banyak. Untuk mempercepat kelarutan bisa menggunakan suhu sekitar 50-60oC.
  5. Tambahkan 50 mg pengental (HEC atau HPMC) aduk rata sampai homogen, jika kurang kental bisa ditambahkan sedikit demi sedikit sampai sesuai yang dikehendaki.
  6. Tambahkan 300 gram surfaktan amphoterik CAPB dan aduk sampai homogen
  7. Selajutnya tambahkan semua sisa bahan, dan aduk sampai homogen.
  8. Selesai
Share this