Program Pencucian Laundry Hotel

kimia laundry

,

laundry

,

Laundry Hotel

,

Laundry Industrial

Program pencucian laundry hotel mengacu pada serangkaian tahapan dan prosedur standar yang terencana dan sistematis untuk membersihkan, merawat, dan menyetrika seluruh linen dan seragam yang di gunakan di hotel. Tujuan utamanya adalah memastikan kebersihan, sanitasi, dan kualitas linen yang optimal demi kenyamanan dan kepuasan tamu, serta menjaga citra hotel.

Mengapa Program Pencucian Sangat Penting di Hotel?

  1. Perbedaan Komposisi Bahan dan Struktur Serat
    • Linen Putih (biasanya katun): Seringkali terbuat dari katun murni atau campuran katun/poliester dengan dominasi katun. Serat katun kuat namun rentan terhadap penyusutan dan mudah menyerap noda.
    • Linen Berwarna (berbagai bahan): Bisa katun, poliester, atau campuran. Masalah utamanya adalah potensi kelunturan warna atau pudar.
    • Handuk (Towel): Umumnya katun tebal dengan struktur loop yang di rancang untuk daya serap tinggi. Seratnya bisa menjadi kasar jika di cuci dengan suhu terlalu tinggi atau deterjen yang salah.
    • Keset: Seringkali lebih kasar, terbuat dari bahan yang sangat tahan lama seperti karet, nilon, atau serat sintetis kuat lainnya, dirancang untuk menahan kotoran dan abrasi berat. Kotorannya pun biasanya jauh lebih pekat (tanah, lumpur, oli).
  2. Tingkat Kekotoran dan Jenis Noda yang Berbeda
    • Linen Putih (seprai, sarung bantal): Umumnya terkena noda organik ringan seperti keringat, minyak tubuh, kosmetik, atau noda makanan/minuman yang tumpah.
    • Linen Berwarna: Mirip dengan linen putih, namun noda pada linen berwarna mungkin lebih sulit terlihat tetapi tetap perlu di bersihkan secara efektif tanpa merusak warna.
    • Handuk: Menyerap banyak air, sabun, sampo, dan kotoran tubuh. Potensi pertumbuhan jamur dan bakteri lebih tinggi jika tidak kering sempurna.
    • Keset: Mengalami kontak langsung dengan alas kaki, debu, lumpur, pasir, bahkan oli atau kotoran dari luar. Ini adalah jenis linen yang paling kotor.
  3. Kebutuhan Kimia dan Suhu yang Berbeda
    • Linen Putih: Dapat menggunakan pemutih (bleach) berbasis klorin (klorin bleach) atau oksigen (oxygen bleach) untuk membersihkan noda membandel dan disinfeksi total, serta suhu air panas untuk sterilisasi.
    • Linen Berwarna: Sama sekali tidak boleh menggunakan pemutih klorin karena akan menyebabkan luntur parah dan merusak warna. Hanya boleh menggunakan pemutih oksigen jika di perlukan, dan seringkali membutuhkan suhu air yang lebih rendah (hangat atau dingin) untuk menjaga stabilitas warna.
    • Handuk: Membutuhkan deterjen yang efektif membersihkan kotoran dan minyak tubuh. Penggunaan pelembut (softener) di anjurkan untuk menjaga kelembutan handuk. Suhu air bisa hangat hingga panas, tergantung tingkat kotoran dan materialnya.
    • Keset: Membutuhkan deterjen dengan daya bersih yang sangat kuat untuk menghilangkan partikel tanah dan minyak. Suhu air mungkin perlu sangat panas, dan proses pencuciannya bisa lebih agresif. Pemutih jarang di gunakan karena materialnya.
Share this